Jumat, 02 November 2012

mesin bubut



BAB I

KAJIAN PUSTAKA


1.1.   Mesin Bubut
1.1.1      Pengertian Mesin Bubut
Mesin bubut adalah suatu Mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar. Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan.
1.1.2      Bagian-Bagian Mesin bubut







Gambar 3.1.1 Bench Lathe
Pada dasarnya mesin bubut terdiri dari bagian seperti :
1.     Kepala Diam (Head Stock)
Selalu berada di sebelah kiri operator dan berisi roda gigi-roda gigi pengubah kecepatan putar, tempat melekatnya spindle yang berupa kotak. Poros utamanya berlubang, sehingga memungkinkan untuk mengerjakan batangan logam yang panjang dijepit didalamnya.
2.     Kepala Gerak (Tail Stock)
Bagian ini tidak berputar, tetapi dapat digerakkan ke kiri dan ke kanan operator melalui ways (meja) guna menyesuaikan ukuran benda kerja. Bagian ini juga dapat digerakkan silang ± 25 mm, guna membuat benda kerja tirus dengan sudut yang kecil, untuk menahan ujung benda kerja supaya senter pada waktu proses   pemotongan, juga tempat mata bor. Tail stock khusus untuk benda kerja yang  panjang.
3.     Carriage (Kereta)
Bagian ini dapat digerakkan ke kiri atau ke kanan baik secara otomatis maupun digerakkan dengan tangan. Alat penggerak pahat, untuk penjepit pahat.
4.     Aprron
Aprron melekat pada bagian kereta, yang berisi lengan-lengan pengontrol ( gerak makan dan gerak ulir ). Berfungsi untuk pembuatan ulir secara otomatis dan juga merubah gerakan memutar feed rot menjadi gerak lurus dari carriage dan pahatnya dalam arah longitudinal melintang yang digunakan untuk meratakan atau memotong.
5.     Peluncur Silang
Bagian ini melekat pada kereta dan dapat digerakkan dalam arah sumbu X ( melintang ) yang tegak lurus dengan gerakan kereta. Digunakan untuk mengatur kedalaman potong dan membubut muka.
6.     Penumpu Dudukan Pahat (Compound Rest)
Bagian ini bertumpu pada peluncur silang dan dapat berputar 360°.
7.     Dudukan Pahat (Tool Post)
Bagian ini bertumpu pada compound rest, yang digunakan sebagai tempat pahat potong dipasang (diikat).
8.     Alas (Bad)
Persyaratan dari alas adalah harus kaku sehingga dapat menahan lenturan ke segala arah. Bahan bagian ini adalah besi tuang atau baja yang dilas dengan berbagai bentuk penampang melintangnya.
9.     Rel (Way)
Rel dari mesin ini berbentuk datar atau V, merupakan tempat jalannya atau sebagai rel dari kereta dan kepala gerak.
  
Lebih lengkapnya download disini